![]() |
| Politeknik Keuangan Negara STAN, Sumber: mahasiswastan.info |
Viva Belasting! Salam Pajak!
Ya! Perkenalkan, saya adalah salah satu dari 4.490 mahasiswa baru Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN-STAN) yang berhasil diterima pada USM PKN-STAN tahun 2016 ini, spesialisasi pajak.
Bagi sebagian orang, kejelasan mengenai masa depan tentunya menjadi salah satu faktor yang menentukan jalan apa yang akan mereka ambil kedepannya. Untuk Indonesia sendiri telah menyediakan beberapa sekolah tinggi kedinasan yang memiliki sistem ikatan dinas bagi para pemangku pendidikan yang berkeinginan untuk bisa langsung diserap menjadi pegawai setelah lulus pendidikan.
Tidak bisa dipungkiri, kehadiran PKN-STAN telah menjadi salah satu sekolah tinggi kedinasan favorit yang tiap tahunnya diikuti oleh puluhan, bahkan tahun ini mencapai ratusan, ribu calon mahasiswa baru. Masa depan yang lebih terjamin telah menjadi faktor dan motivasi utama untuk memperebutkan sebuah kursi di PKN-STAN.
Jika anda termasuk orang yang sedang mencari informasi tentang rangkaian proses penerimaan mahasiswa baru PKN-STAN, saya harap semoga tulisan ini bisa menjadi referensi bagi anda terutama yang ingin mengikuti USM PKN-STAN di tahun-tahun berikutnya.
Tulisan saya di bawah ini bersifat pribadi, berdasarkan fakta yang ada, dan tidak bermaksud untuk menjatuhkan pihak mana pun. Mohon kebijaksanaan pribadi masing-masing dalam menanggapi isi dari tulisan saya ini.
Masuk PKN-STAN Itu Mudah dan Murah!
Alhamdulillah saya sendiri telah membuktikannya, dalam rangkaian proses dari awal hingga akhirnya dinyatakan lulus, semuanya saya lakukan secara mandiri tanpa mengikuti bimbingan khusus dari bimbingan belajar manapun.
Menurut perhitungan yang saya lakukan, biaya yang saya keluarkan untuk biaya belajar dalam mempersiapkan diri mengikuti USM PKN-STAN kurang-lebih hanyalah sebesar Rp.250.000 dengan rincian sebagai berikut:
1. Biaya mengikuti tryout sebesar Rp.50.000,00 (termasuk +free 1 buku soal usm PKN-STAN dari penyelenggara)
2. Biaya membeli buku persiapan TKD (Tes Kemampuan Dasar) sebesar Rp.180.000,00
3. Biaya lain-lain seperti fotokopi soal dan print-out soal kurang-lebih sebesar Rp20.000,00
Dengan total biaya yang hanya sebesar Rp.250.000,00 tersebut, tentunya jauh lebih murah dibandingkan jika kita mengikuti bimbingan khusus di berbagai bimbingan belajar.
Dari info yang saya dapatkan dari teman saja, biaya yang harus dikeluarkannya untuk mengikuti bimbingan adalah sekitar 3 juta rupiah! Biaya itu pun belum termasuk biaya ongkos yang harus dikeluarkan setiap mengikuti bimbingan. Dengan ini maka saya telah berhasil menghemat biaya sekitar Rp2.750.000,00, dan bahkan bisa lebih!
Jika Bisa Belajar Sendiri di Rumah, Mengapa Tidak?
Sebelum membahas lebih lanjut, saya perlu mengingatkan dan tidak menyangkal sedikit pun bahwa dibutuhkan motivasi lebih untuk bisa belajar mandiri mempersiapkan diri untuk mengikuti USM di rumah.
Berdasarkan pengalaman pribadi, banyak godaan dan tantangan yang datang menerpa saat berjuang belajar mempersiapkan secara mandiri di rumah. Terutama dikarenakan kondisi saya yang juga masih harus belajar untuk menghadapi SBMPTN di sebuah bimbingan belajar selama 6 hari dalam seminggu ditambah dengan berbagai try-out, tentunya menjadi kendala tiap kali saya ingin belajar untuk persiapan mengikuti USM PKN-STAN.
Banyaknya tantangan tersebut tentunya tidak akan menjadi masalah jika niat sudah kita pegang erat. Namun, bagi sebagian orang memang lebih memilih untuk mengikuti bimbingan belajar di luar rumah dikarenakan beberapa alasan.
Saya sendiri pribadi menyarankan kepada para calon mahasiswa baru untuk lebih baik belajar mandiri di rumah saja jika mampu, dengan cara ini kita juga bisa membantu meringankan beban orang tua.
Mengapa saya tidak merekomendasikan untuk mengikuti bimbingan belajar? Karena apa yang diajari oleh bimbingan belajar itu sebenarnya BISA kita pelajari secara mandiri di rumah. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, selama mengikuti kegiatan bimbingan yang paling sering dilakukan hanyalah membahas soal, soal, dan soal, walau ada beberapa tips yang mungkin diberikan, itu pun tidak terlalu membantu secara signifikan. Toh yang ikut bimbel pun ada yang tidak lulus.
Namun perlu diingat, urusan apakah kita lulus atau tidaknya itu bukan ditentukan oleh pihak bimbel, namun ditentukan oleh Yang Mahakuasa dengan melihat seberapa keras usaha dan doa yang kita kerahkan.
No Pain, No Gain!
![]() |
| Semoga Ya! Sumber: rajanyadesign.wordpress.com |
Kamu Hanya Butuh Niat, Motivasi, Usaha, Doa, dan Restu Orang Tua
Ingat kata-kata saya, jika pada saat ini kamu ingin mengikuti USM PKN-STAN karena disuruh oleh orang tua atau hanya sekadar coba-coba, maka hilangkanlah impian sebagai Mahasiswa PKN-STAN dari benakmu.
PKN-STAN hanyalah untuk mereka yang punya tekad kuat dan siap untuk mengerahkan segala kemampuan yang ada
Saya pribadi pernah mendengar ungkapan dari salah seorang kakak tingkat yang kurang lebih seperti ini, "Masuk STAN itu mudah, dik, tidak semudah saat kamu kuliah nanti".
Ya, kata D.O. atau Drop Out menjadi momok yang menakutkan bagi mahasiswa PKN-STAN terutama bagi yang menempuh pendidikan D3. Oleh karena itu, tiap semesternya para mahasiswa dituntut untuk mengerahkan segala kemampuan yang ada untuk bisa menuntaskan segala tugas dengan baik karena PKN-STAN tidak mencetak punggawa keuangan yang bermental bocah.
Tanggung jawab yang akan dipegang nantinya sangatlah besar, kita tentunya tidak menginginkan adanya 'Gayus' lain untuk kedepannya di Indonesia.
Niat, motivasi, usaha, doa, dan restu orang tua, kamu hanya butuh itu untuk bisa menjadi mahasiswa PKN-STAN. Semuanya harus terpenuhi dengan baik, satu saja tidak terpenuhi maka semakin kecil peluang untuk menjadi mahasiswa PKN-STAN.
Kita juga tidak boleh sombong jika mempunyai kemampuan yang lebih. Karena bisa saja, dari kesombongan itu Tuhan nanti akan berpikir ulang untuk meluluskan. Belum masuk aja udah begini, gimana kalo nanti lulus.
Doa dan restu orang tua tidak kalah penting tentunya, setelah kita berniat, berusaha, dan berdoa.
"Ridho Allah terdapat pada ridho kedua orang tua"
Bagi kamu yang masih terkendala di perihal satu ini, masih ada waktu untuk dibicarakan dengan baik kepada kedua orang tua sebelum semuanya terlambat.
Jika semua sudah terpenuhi dan dilakukan dengan maksimal, maka keputusan akhir hanyalah berada pada Yang Maha Kuasa. Siapkan mental dan jangan pernah lupa untuk berdoa, kalau memang belum diluluskan, mungkin saja jalan kamu bukan di sini.
Menjadi sukses itu banyak jalannya! Asalkan kita terus berusaha dan berdoa semaksimal mungkin
___
Saya rasa sekian untuk "Masuk PKN-STAN Itu Mudah! Tips&Trik Masuk PKN-STAN dengan Mudah Tanpa Bimbingan Khusus (Bagian 1)" ini, jika ada pertanyaan silakan tinggalkan komentar di bawah.
*Tunggu bagian yang kedua dalam waktu dekat
Viva Belasting!
Snitchsand


No comments:
Post a Comment